8 Cara Menjadi Reseller Sukses Tanpa Modal Besar

Ibisnis.net – Anda ingin memiliki sebuah usaha sendiri namun terkendala dengan modal yang terbatas? Kami punya solusinya, Coba untuk menjadi seorang reseller. Mengapa harus reseller? Apa tidak ada jenis bisnis lain yang bisa mendatangkan untuk besar dengan modal kecil? Jawabannya karena menjadi seorang reseller tidak membutuhkan modal yang besar dan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, tanpa batasan ruang dan waktu.

Berkat adanya internet, memulai bisnis reseller kini semakin mudah. Banyak orang yang ingin menjadi reseller karena berbisnis melalui internet itu gampang dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Bagi Anda yang tertarik menjadi reseller, carilah produsen, supplier atau toko online yang mau memberikan harga reseller, yaitu harga yang ditawarkan secara grosir. Sehingga Anda bisa membeli dalam jumlah yang cukup banyak dengan harga yang lebih murah.

Namun, sebelum Anda memulai bisnis reseller, perhatikan dulu hal-hal berikut ini agar Anda bisa lebih siap menjadi seorang reseller.

8 Cara Menjadi Reseller Sukses

1. Berani Untuk Memulai

Ketika Anda sudah memutuskan untuk memulai menjadi reseller, maka langkah utama yang paling penting adalah untuk memulainya. Anda bisa mulai dengan cepat setelah melakukan proses riset.

Jangan sampai menahan terlalu lama, karena pada akhirnya Anda hanya akan berencana saja. Jadi segera temui produsen, buat kesepakatan bisnis dan mulai untuk menjualnya.

2. Pilih Produk yang Tepat

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenali produk. Anda harus memilih produk yang tepat yang dapat memiliki peluang untuk berkembang. Memilih produk yang sudah pasaran boleh saja, asalkan Anda siap dengan persaingan yang sudah ketat. Solusinya, coba cari produk dari brand populer karena Anda akan lebih mudah memasarkannya, meski sudah banyak saingan.

Pertimbangan juga harga produk supaya Anda bisa memperhitungkan besaran keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Caranya dengan memprediksi biaya pemasukan dari hasil penjualan dikurangi dengan biaya pengeluaran saat Anda membelinya dari supplier. Hasilnya akan menentukan apakah bisnis reseller tersebut menguntungkan.

3. Cari Supplier Yang Terpercaya

Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah. Secara simple, anda bisa goggling saja. Tapi kami yakin anda tidak bisa langsung menemukan supplier produk yang sesuai dengan kriteria anda.

Jangan hanya mengandalkan hasil dari pencarian Google, tapi kunjungi juga website ecommerce yang lainnya. Kumpulkan daftar penjual yang memiliki reputasi bagus, kemudian hubungi. Tanya tentang produk dan juga peluang kerja sama sebagai reseller atau dropshipper. Jika memang menurut Anda sudah bagus, kamu bisa jadikan penjual tersebut supplier produkmu.

4. Cari Tahu Latar Belakang Supplier

Bandingkan beberapa supplier untuk menemukan yang terbaik. Anda harus mempelajari latar belakang dari supplier yang menjadi tempat Anda membeli produk. Anda harus menelitinya agar tidak tertipu. Anda bisa mengecek jejak digital supplier melalui mesin pencarian seperti Google. Cari tahu juga komentar reseller lainnya sebelum bergabung.

5. Kenali Kompetitor

Posisi kompetitor tentu dapat membahayakan posisi Anda sebagai seorang reseller online. Tidak dapat dipungkiri, semakin banyak orang menjadi reseller, semakin ketat pula persaingan. Akibatnya, proses perputaran barang semakin lambat.

Apalagi jika pesaing memonopoli harga barang. Di mana harga yang jual pesaing jauh lebih murah dibandingkan harga yang Anda tetapkan. Lainnya halnya jika sudah memiliki pelanggan tetap. Proses perputaran barang tidak terkena dampak yang signifikan. Selain persaingan harga, Anda dan kompetitor juga akan bersaing dalam sektor kualitas produk. Juga dalam hal pelayanan bisnis online.

6. Gunakan Teknik Pemasaran Yang Sesuai

Cara selanjutnya adalah dengan menetapkan teknik atau strategi pemasaran yang tepat. Ketika Anda hanya menjual produk di satu papsar saja, kapan bisnis Anda akan berputar? Bisa-bisa bisnis yang sedang Anda jalani hanya bergerak di situ-situ saja atau bahkan mengalami kebangkrutan.

Adapun metode pemasaran yang tepat untuk menjajakan bisnis online adalah melalui media sosial, media cetak seperti (majala, koran, atau surat kabar), ataupun media elektronik seperti (televisi dan radio). Pilih metode mana yang paling cocok untuk produk yang akan Anda jual.

7. Tentukan Sistem Pelayanan

Untuk menjadi rupplier sebenarnya cukup simple. Anda harus menentukan cara Anda melakukan penjualan. Putuskan bagaimana produk Anda akan dijual, cara pengirimannya, beberapa lama pengirimannya, dan seperti apa sistem pelayanan yang Anda berikan.

Mulai atur waktu Anda untuk berbisnis. Anda bisa menjalankan bisnis satu ini sebagai usaha sampingan, tapi Anda tetap harus membuat sistem yang jelas. Sehingga nantinya pembeli bisa terlayani dengan baik.

8. Promosi di Media Sosial

Promosi di media sosial menjadi salah satu dari teknik pemasaran yang paling ampuh dalam bisnis online. Metode promosi biasanya dilakukan melalui akun media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook. Cara promosi di media sosial juga sangat mudah, yaitu dengan membuat akun khusus untu bisnis online, posting foto, dan testimoni. Testimoni berguna sebagai tanda bukti atas transaksi penjulan yang berfungsi untuk menambah kepercayaan terhadap seorang penjual.

Demikianlah penjelasan tentang cara menjadi seorang reseller sukses yang terbukti aktif dan mampu menghasilkan keuntungan. Kamu sebaiknya tidak ragu lagi sekarang, jika memang sudah berencana menjadi reseller. Lakukan berbagai cara di atas untuk membuat kamu tidak salah stratgi dan bisnis reseller kamu terus berkembang dan menghasilkan keuntungan.

Seorang reseller yang handal biasanya mengetahui peran dan tugasnya dalam berbisnis. Meskipun terlihat ringan dan tidak membuat Anda keluar rumah, namun Anda harus peran aktif dalam memasarkan produk yang hendak Anda jual secara online.

Mungkin Anda juga menyukai