Tujuan dan Jenis Investasi Jangka Panjang Terbaik dan Menguntungkan

Ibisnis.net – Investasi Jangka Panjang adalah investasi dimana dana yang Anda masukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka panjang sebagai penanaman minimal 1 tahun atau Investasi jangka panjang sebagai penanaman sebagian kekayaan suatu perusahaan pada perusahaan lain dengan maksud untuk memperoleh pendapatan tetap, untuk menguasai atau mengendalikan perusahaan tersebut. Saat ini banyak sekali jenis investasi jangka panjang, contohnya seperti : rumah, tanah, saham, obigasi dan lain sebagainya.

Tujuan Investasi Jangka Panjang

  • Untuk memperoleh pendapatan yang tetap dalam setiap periode, seperti bunga, royalti, deviden, atau uang sewa dan lain sebagainya.
  • Untuk membentuk dana khusus, Misalnya dana untuk kepentingan sosial atau kepentingan ekspansi sebuah perusahaan.
  • Mengontrol dan mengendalikan perusahaan lain, melalui kepemilikan sebagian ekuitas perusahaan tersebut.
  • Menjamin tersedianya bahan baku dan mendapatkan pasar untuk produk yang dihasilkan.
  • Mengurangi persaingan antara perusahaan-perusahaan yang sejenis.
  • Untuk menjalin hubungan antar perusahaan.

Jenis Investasi Jangka Panjang

1. Investasi Tanah

Jika Anda berminat untuk investasi jangka panjang yang lebih menjanjikan, Investasi dalam bentuk tanah merupakan pilihan yang tepat. Terdapat banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika Anda berinvestasi dalam bentuk tanah, salah satunya adalah minimnya risiko kebangkrutan. Tak heran jika banyak orang yang suka berinvestasi tanah.

Tak hanya itu, akan lebih menguntungkan jika tanah yang Anda miliki berada di lokasi yang strategis. Karena bisa saja harga tanah tersebut mengalami kenaikan yang sangat tinggi dan berlipat ganda.

2. Investasi Emas

Emas juga bisa menjadi pilihan Anda untuk investasi jangka panjang. Salah satu alasan yang menjadikan emas sebagai investasi karena emas merupakan aset nyata dan barang berharga, layaknya uang yang harganya akan terus menanjak. Emas dianggap sebagai investasi yang cukup aman karena minim risiko terutama saat pasar saham sedang mengalami penurunan. Salah satu kelebihan dari investasi emas ialah mudah untuk diubah kedalam bentuk lain, seperti uang.

3. Investasi Saham

Investasi saham merupakan kegiatan penanaman modal yang dilakukan dengan pembelian beberapa kepemilikan saham pada sebuah perusahaan dengan tujuan untuk menandai keperluan dan mendukung jalannya ekonomi sehingga memberikan keuntungan bagi para penanam modal. Sebuah perusahaan juga bisa memperoleh dana dari para investor dengan cara menerbitkan atau mengeluarkan saham. Berbeda dengan obligasi, saham merupakan sebuah pernyataan dan tidak perlu ditebus penerbitannya .

4. Investasi Obligasi

Investasi Obligasi merupakan salah satu jenis investasi dengan tingkat modal yang cukup besar. Sering kali ada ketentuan minimal untuk menginvestasikan dana dalam bentuk obligasi. Untuk memulai investasi obligasi, Anda memang harus memiliki modal yang cukup besar. Nilai obligasi yang ditawarkan sekitar 5 milyar rupiah. Investasi Obligasi sangat cocok untuk investor individu dengan modal yang sangat besar. Untuk masa berlaku dari investasi obligasi ini tergantung dari lembaga yang menerbitkan, yaitu sekitar 5 hingga 10 tahun.

Keuntungan Investasi Obligasi adalah memberikan pendapatan tetap berupa kupon. Hal ini menjadi ciri utama dari obligasi, di mana pemegang obligasi akan mendapatkan pendapatan bunga secara rutin selama waktu berlakunya obligasi. Bunga yang ditawarkan oleh obligasi umumnya lebih tinggi daripada bunga yang diberikan deposito atau SBI. Keuntungan selanjutnya adalah keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain).

Di samping penghasilan berupa kupon, pemegang kupon juga bisa memperjualbelikan obligasi yang dimilikinya. Oleh karena itu, jika Anda menjual lebih tinggi dibandingkan dengan harga saat Anda membelinya, maka Anda sebagai pemegang obligasi memperoleh selisi yang disebut dengan capital gain.

5. Asuransi

Investasi Asuransi juga bisa kamu coba untuk investasi jangka panjang. Saat ini asuransi investasi banyak diperbincangkan di berbagai kalangan. Hal ini dikarenakan asuransi dapat memberikan jaminan keamanan di masa depan. Fungsi dari Asuransi adalah mendapatkan perlindungan terhadap seseorang atau keluarga yang sedang dalam hal finansial dari risiko yang datangnya secara tiba-tiba atau tak terduga.

Kelebihan dari asuransi investasi adalah sistem pembayaran yang tergolong mudah. Anda dapat membayar dengan kartu kredit sehingga tidak diharuskan datang langsung ke kantor yang bersangkutan. Anda tidak perlu bersusah payah meluangkan waktu untuk menunggu antrean. Hal ini dinilai lebih fleksibel bagi sebagian orang. Terlebih bagi mereka yang memiliki aktivitas yang padat dan sedikit waktu luang. Kelebihan inilah yang gencar ditawarkan oleh perusahaan asuransi dan menjadi daya tarik investasi sehingga banyak masyarakat yang berminat menggunakannya.

6. Investasi Properti

Investasi properti juga merupakan salah satu investasi favorit selain tanah, saham ,emas dan aset berharga lainnya. Investasi properti juga bisa memanfaatkan pinjaman bank jadi dibutuhkan modal yang jauh lebih rendah untuk mendapatkan nilai aset yang jauh lebih tinggi dan pendapatan sewa tersebut bisa digunakan untuk membayar cicilan bank.

Properti merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan kelihaian dalam menentukan waktu, lokasi, dan pembiayaan yang tepat. Untuk investasi properti dengan mengandalkan dana besar saja tidak cukup sebagai bekal berinvestasi di bidang ini. Tanpa pengetahuan dan taktik yang mumpuni, banyak pebisnis yang mengalami tingkat kerugian dalam jumlah yang banyak. Namun, bisnis properti juga menawarkan keuntungan yang luar biasa.

7. Investasi Reksadana

Reksadana merupakan wadah dan pola pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana.

Hal yang perlu dilakukan sebelum menggunakan investasi reksadana adalah selektif dalam memilih jenis-jenis yang tersedia. Ada beberapa investasi reksadana seperti saham, dana pendapatan tetap, pasar uang, campuran, dan dana terproteksi.

Setelah mengetahui jenis investasi reksadana pilihlah yang paling sesuai, lanjut dengan menentukan jangka waktunya, Untuk jangka waktu di bawah 1 tahun, sebaiknya menggunakan reksadana pasar uang, Untuk jangka panjang 1-3 tahun gunakan reksadana pendapatan tetap dan untuk jangka waktu 3-5 tahun gunakan reksadana campuran.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa reksadana dan manager investasi tersebut sudah mempunyai izin. Jika meragukan, maka Anda berhak melakukan penolakan.

8. Investasi Progam Pensiun

Seorang investor akan mendapatkan dana saat tiba masa pensiun. Dana tersebut berasal dari hasil pengembangan perusahaan sebelumnya. Investasi ini juga menghasilkan bunga sama halnya dengan menabung di bank, namun bunga yang diberikan dari investasi ini jauh lebih besar daripada bunga dari bank. Hasil dari investasi ini tidak menentu dibanding investasi lainnya. Besarnya keuntungan dan bunga yang akan diperoleh biasanya tergantung dari besar kecilnya keuntungan yang didapatkan perusahaan asuransi.

Bagi sebagian orang memang ingin mendapatkan uang secara cepat, mereka tidak akan melirik bisnis investasi jangka panjang. Mereka cenderung lebih memilih untuk menjalani bisnis jangka pendek, jadi semua itu balik lagi apakah kalian ingin cepat mendapatkan uang tetapi memiliki nilai risiko yang tingga atau sebaliknya.

Mungkin Anda juga menyukai