Tujuan dan Jenis Investasi Jangka Pendek Yang Menguntungkan

Ibisnis.net – Investasi Jangka Pendek adalah investasi yang dapat segera dicairkan atau didanai dari kelebihan dana yang bersifat sementara yang dimiliki oleh perusahaan yang dimaksudkan untuk dimiliki selama 1 tahun atau kurang. Kelebihan uang kas dalam sebuah perusahaan tidak akan menimbulkan pendapatan karena itu kelebihan kas sebaiknya diinvestasikan selama masa tidak terpakainya kas tersebut. Karena jangka waktu tidak dipakai maka kas itu relatif pendek, maka investasinya juga dilakukan dalam bentuk atau dalam jangka pendek.

Investasi Jangka Pendek terbilang lebih menguntungkan karena berbeda dengan investasi jangka panjang, sebenarnya investasi jangka pendek ini merupakan bentuk penanaman modal dengan tujuan atau yang diharapkan dapat dengan segera memberikan penghasilan dalam tempo waktu yang lebih singkat.

Hal ini dikarenakan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari yang wajib terpenuhi, maka memperoleh dana segar melalui model investasi jangka pendek adalah pilihan yang paling tepat.

Memang banyak sekali orang tertarik untuk menyalurkan modalnya dalam bentuk investasi. Sayangnya, kadang tidak dibarengi dengan memerluas wawasan tentang penanaman modal itu sendiri. Akibatnya tak sedikit orang yang kemudian menjadi korban investasi abal-abal yang bisa berkedok investasi properti, emas, saham, valuta asing, dan sebagainya.

Agar tak mengalami hal yang sama, berikut ini tujuan dan jenis-jenis investasi jangka pendek paling umum dan bisa menjadi referensi Anda.

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Adapun tujuan investasi jangka pendek yaitu :

  • Memanfaatkan kelebihan cash flow untuk sementara waktu.
  • Memperoleh tambahan dana.

Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek

1. Deposito

Deposito atau yang sering disebut sebagai deposito berjangka, merupakan produk bank sejenis jasa tabungan yang biasa ditawarkan kepada masyarakat. Dana dalam deposito sudah dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan persyaratan tertentu. Deposito merupakan jasa penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran yang penarikannya hanya bisa dilakukan setelah melewati waktu tertentu.

Jika Anda menginginkan persentase bunga dengan tingkat pengembalian investasi yang lebih tinggi, Anda bisa mencoba untuk berinvestasi dengan produk deposito. Namun, ada kekurangan investasi deposito ini Anda tidak leluasa mengambil uang yang anda investasikan karena investasi ini hanya bisa diambil sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

Untuk Anda yang ingin membuka investasi ini prosedurnya tidak jauh beda dengan membuka tabungan di Bank. Namun setoran awal dana yang diperlukan cukup besar yaitu sebesar Rp5.000.000. Setelah investasi awal Anda dikeluarkan selanjutnya Anda pun dapat menyesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Umumnya investasi jenis ini banyak dijalankan oleh para pelaku bisnis atau pengusaha menengah. Sebab pemutaran jangka waktu yang telah ditepatkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pokok usaha mereka setiap tahunnya.

2. Peer to Peer Lending

P2P Lending merupakan platform pinjam meminjam uang secara online. Melalui platform online transparansi dan keterbukaan informasi ini dapat membuat akses terhadap permodalan menjadi lebih mudah dan terjangkau. Peminjaman dengan keterbatasan akses bisa mendapatkan kemudahan proses dan rate yang terjangkau.

P2P bukanlah lembaga resmi sebagaimana koperasi atau bank karena dilakukan oleh sesama pengguna internet. Bukan karena lembaga resmi P2P tak dilengkapi jaminan LPS sebagaimana layaknya deposito. Masa tenor P2P biasanya adalah satu hingga 12 bulan.

Untuk Anda yang ingin memulai investasi jangka pendek. P2P Lending bisa menjadi pilihan terbaik. Karena ini dapat memberikan keamanan, kemudahan dan menguntungkan dalam berinvestasi. Dalam Investasi P2P ada imbal hasil yang berbeda-beda. Namun jika kamu ditelaah lebih lanjut, rata-rata imbal hasil investasi melalui P2P lebih besar jika dibandingkan dengan bunga deposito.

3. Tabungan Bank

Investasi jangka pendek yang menguntungkan yang juga bisa Anda jalankan adalah dengan menggunakan produk tabungan bank. Investasi ini memang merupakan salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk bisa menginvestasikan uang. Siapapun bisa melakukan investasi ini dimulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Selain mudah untuk menjalankannya, Anda pun bisa melakukan pengambilan uang investasi tadi. Karena Anda bisa melakukan kapan saja dan dimana saja dengan mesin ATM. Namun yang harus kamu tahu dalam investasi ini presentase bunga yang dihasilkan melalui cara ini sangatlah kecil.

Namun keuntungan dengan menabung di Bank ini adalah Anda tidak dituntut dan diwajibkan untuk menyetorkan sejumlah dana yang tetap pada setiap waktunya. Jadi setelah Anda membuat buku tabungan, Anda bebas mengisi nominal saldo rekening kapanpun waktu yang Anda inginkan. Investasi ini juga banyak digunakan oleh semua kalangan karena jenis investasi ini lebih mudah dan cepat untuk pengambilannya.

Baca Juga : Tujuan dan Jenis Investasi Jangka Panjang Terbaik dan Menguntungkan

4. Forex Trading

Forex trading merupakan sebuah instrumen investasi perdagangan mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Keuntungan tersebut diperoleh dari perubahan nilai tukar mata uang. Jenis investasi ini dikenal memiliki risiko paling besar dari jenis investasi lainnya. Namun meskipun memiliki risiko besar, sebagian orang tetap saja tertarik untuk menjalankannya. Hal ini dikarenakan mereka memegang prinsip bahwa semakin berisiko tinggi maka nilai returnnya pun akan semakin tinggi. Anda bisa mencoba untuk menggunakan Forex Tranding ini sebagai investasi jangka pendek. Caranya adalah dengan melakukan pembelian mata uang yang sedang mengalami depresiasi dan kemudian menjual kembali saat mata uang tersebut mengalami kenaikan harga. Melihat cara kerjanya investasi ini memang seperti permainan atau ‘game’ yang cukup menantang dan penuh risiko bagi sebagian orang yang menyukai risiko. Tapi dengan keuntungan besar dalam waktu relatif singkat, beberapa orang yang awalnya tidak menyukai risiko bisa saja tertarik untuk menjalankannya.

Maka jika Anda benar-benar tertarik tetapi sebenarnya Anda belum punya pengalaman, Anda tak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak Forex Broker Indonesia yang mewadahi para investor untuk tidak hanya berinvestasi tetapi juga membekali mereka. Jadi, ketika Anda bergabung di salah satu broker tersebut, Anda dapat mengikuti berbagai pelatihan agar Anda tidak kaget saat Anda sudah bergabung dengan Forex Broker tadi.

5. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Reksa dana pasar uang atau disebut dengan Money Market Funds merupakan investasi yang dilakukan melalui perusahaan reksadana. Prosesnya cukup mudah karena yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan sejumlah uang dan diberikan kepada Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke pasar uang. Jumlah uang yang Anda berikan akan dikonversi dalam suatu bentuk unit reksadana yang disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB). Peningkatan atau penurunan harga satuan unit reksadana tersebut bergantung pada keuntungan dan kerugian yang dilakukan MI dan juga pada kondisi keuangan dalam negeri atau luar negeri.

Reksadana Pasar Uang merupakan jenis investasi reksadana yang bisa kamu coba. Karena investasi ini terbilang sangat aman dibanding jenis reksadana jenis lainnya, namun keuntungan yang ditawarkan juga paling kecil daripada yang lain.

Itulah tujuan dan jenis investasi jangka pendek yang bisa kamu manfaatkan untuk menambah pundi-pundi uang dalam jangka waktu pendek. Kira-kira ada gak yang bikin kamu tertarik?, jadi cobalah berinvestasi mulai dari sekarang!

Mungkin Anda juga menyukai